Info TOLAK

Published on October 12th, 2014 | by Redaksi Sociozine

0

Aliansi UI untuk Demokrasi: Tolak UU Pilkada!

Akhir-akhir ini, media sedang diramaikan oleh pemberitaan mengenai UU pilkada. Masyarakat menjadi ikut heboh menanggapi pemberitaan di media yang terkadang berat sebelah. Banyak yang mendukung pilkada langsung dan tidak sedikit pula yang memilih untuk pilkada tidak langsung. Seakan-akan masyarakat terbagi menjadi dua kubu, yaitu antara mendukung dan menolak pilkada tidak langsung.

Pada tanggal 7 oktober 2014 lalu, sekitar pukul 14.00 di ruang kelas FISIP UI beberapa organisasi mengadakan konsolidasi untuk menentukan sikap dan menyatukan barisan. Beberapa lembaga tersebut adalah PUSKAPOL UI, LBH Jakarta, Indoprogress, Kontras, Semar UI, HMS, HMIP, BEM FISIP, BEM UNAS, Walhi dan masih banyak organisasi lainnya. Mereka bergabung ke dalam Aliansi UI untuk Demokrasi dan mengawali rangkaian aktivitas perlawanan mereka dengan konsolidasi dan pernyataan sikap ini. Acara tersebut berjalan tanpa kericuhan. Namun sempat disayangkan karena pihak fakultas tidak memperbolehkan konsolidasi dan pernyataan sikap ini berlangsung di ruang terbuka Plaza FISIP UI dan ketika pindah ke ruang kelas pun ruangan tersebut tidak mampu memfasilitasi peserta, baik karena mati lampu maupun karena sempitnya ruang kelas.

tulisanpng

Suasana Konsolidasi Aliansi UI untuk Demokrasi 7 Oktober 2014

Dalam kesempatan acara ini, kami melakukan wawancara dengan Robi, seorang aktivis yang tergabung dalam organisasi SEMAR UI yang juga menyayangkan keputusan terkait Pilkada tidak langsung. Ia menganggap pilkada tidak langsung ini secara nyata sama dengan mengambil hak suara rakyat. “Lawan kita adalah oligarki kekuasaan, bukan sekedar koalisi tertentu karena toh siapapun pemimpinnya harus tetap diawasi. Walaupun memang oligarki itu bisa kita tunjuk batang hidungnya,” kata Robi. Ditanya mengenai sepenting apa isu ini, ia menjawab “penting banget karena yang menjadi pertarungan ini adalah usaha bukan cuma harian atau bulanan, tapi bertahun-tahun. Bukan cuma pasca-reformasi tapi juga sebelum reformasi. Usaha yang dilakukan juga dari berbagai angkatan, untuk menjadikan Indonesia negara yang demokratis.” Ia berharap, gerakan ini jangan sampai berakhir di seminar-seminar saja tapi ada bukti nyatanya dan menunjukkan bahwa ini bukan hanya gerakan segelintir orang saja. Robi juga mengaku optimis meskipun banyak sekali mahasiswa, kelas menengah, yang tidak terlalu peduli dengan isu ini. Ia berkata bahwa dengan adanya gerakan ini, dengan melihat UI sudah mulai bergerak, kampus-kampus lain di seluruh Indonesia pun akan ikut bergerak.

Di lain kesempatan, kami juga melakukan wawancara dengan ketua kastrat BEM UI, Andi Aulia Rahman. Ia juga menyatakan penolakan sikapnya terhadap pilkada tidak langsung. Namun BEM UI tidak menjadi bagian dari Aliansi UI untuk demokrasi. “Kami lebih memfokuskan pada isu pemilihan rektor yang juga lagi panas di kampus UI”. Andi menjelaskan bahwa gerakan yang BEM UI lakukan juga turut didukung oleh beberapa BEM dari fakultas lain dan juga mendapat dukungan dari koalisi masyarakat sipil. Tetapi yang disayangkan adalah beberapa BEM di fakultas tertentu ada yang memlih untuk tidak mengambil sikap dalam menanggapi isu pilkada ini.  Ia juga menjelaskan bahwa strategi yang telah dilakukan BEM UI terkait isu pilkada ini adalah pernyataan sikap beberapa anggota DPR dan juga melakukan aksi massa di Gedung DPR dan Istana negara.

demooopng

Isu UU Pilkada ini merupakan isu penting yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Jangan sampai mahasiswa Indonesia produk Reformasi, lebih takut internet terancam mati daripada demokrasi Indonesia terancam punah. Berbagai cara bisa dilakukan oleh mahasiswa. Karena itu, sudah saatnya kita bergerak. Sudah saatnya kita peduli. Tolak UU Pilkada!

Zahratul Mirza & Heidy Angelica

Foto: Deden Ramadani

Tags: , , , , ,


About the Author

Redaksi Sociozine



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Back to Top ↑