Film nnn

Published on March 19th, 2015 | by Adi Nurachman

0

Pemahaman Kritis tentang Kehidupan Sosial melalui Sudut Pandang Alien (Film PK)

Judul: PK

Rilis: Desember 2014

Bintang: Aamir Khan, Anushka Sharma, Sushant Singh

Dalam menjalani kehidupan di masyarakat, tiap orang mempunyai cara pandangnya masing-masing dalam menentukan suatu hal yang boleh dilakukan ataupun tidak. Cara pandang tersebut tidak semata-mata muncul sejak seseorang lahir ke dunia, tetapi didapatkan dengan adanya sosialisasi yang diperoleh dari banyak pihak seperti keluarga ataupun teman sepermainan. Dari hal tersebut terlihat bahwa sosialisasi merupakan suatu unsur penting bagi seseorang dalam menjalani kehidupan agar ia mengetahui aturan-aturan yang berlaku di masyarakat. Namun bagaimana bila ada Alien yang menyerupai manusia dewasa masuk ke dalam lingkungan masyarakat tanpa mengetahui aturan yang berlaku di tempat tersebut? Di sinilah film ini ingin membuat penontonnya berpikir bahwa kehidupan yang ada di masyarakat akan terlihat menjadi unik dan berbeda dari sudut pandang seorang alien yang polos.

Pada awal cerita, dikisahkan bahwa sang Alien mendarat di Bumi, tepatnya di wilayah India. Ia mendarat tanpa mengenakan sehelai kain dan hanya memakai kalung yang merupakan alat agar ia dapat kembali pulang. Tidak lama setelah pendaratannya, ia mengalami suatu kejadian yang membuatnya tidak dapat kembali pulang ke planet asalnya sehingga dengan terpaksa ia harus menetap di bumi. Dengan keterpaksaannya untuk menetap di bumi, mau tidak mau ia harus mencoba memahami kehidupan manusia, beradaptasi dengan masyarakat, sekaligus mencari cara agar ia dapat kembali pulang. Dalam perjalanannya, sang Alien menemukan banyak hal yang sangat asing baginya, seperti identitas, agama, status, nilai dan norma. Karena keingintahuannya dan tingkahnya yang terlihat aneh oleh orang-orang disekitarnya, ia mendapatkan julukan PK (Pee-kay atau orang mabuk dalam bahasa India) yang diperankan oleh Aamir Khan. Di lain sisi, terdapat pula kisah seorang perempuan bernama Jaggu yang mempunyai suatu permasalahan dengan seorang pria yang ia sukai, Sarfaraz, yang diperankan oleh Sushant Singh, terkait dengan identitas etnis dan agama yang dimilikinya.

Seiring berjalannya cerita, PK dan Jaggu bertemu pada suatu momen yang unik dan tidak disangka-sangka sebelumnya. Pada awalnya, Jaggu merasa PK hanyalah seorang pembohong karena ia menceritakan suatu hal yang tidak masuk akal. Namun setelah Jaggu mendapatkan bukti dari perkataan yang diungkapkan oleh PK, pada akhirnya Jaggupun mempercayai PK dan ikut membantunya dalam usahanya untuk dapat kembali pulang.

PK

Kisahpun semakin menarik dengan berbagai pertanyaan yang diajukan oleh PK terkait dengan kehidupan masyarakat yang dianggapnya unik, bahkan ada yang dikatakannya sebagai suatu pemahaman yang salah. Selain itu, dapat pula happy wheels demo terlihat bahwa suatu pemahaman seseorang menjadi terbentuk dan terpengaruhi dengan adanya sosialisasi dan interaksi dalam menjalani kehidupan sosial di masyarakat. Salah satu contoh dalam cerita ini mengenai hal tersebut adalah saat PK mencoba melakukan berbagai ritual keagamaan yang dianggapnya dapat mengabulkan keinginan berdasarkan sosialisasi dan interaksinya di masyarakat.

Selain hal tersebut, terlihat pula adanya peran media dalam penyampaian informasi dan isu yang membentuk suatu tindakan di masyarakat. Hal ini terlihat saat PK memberikan suatu pernyataan kritis tentang suatu ritual yang dilakukan di dalam suatu ajaran atau keyakinan yang kemudian ditayangkan di televisi hingga banyak orang yang bersikap kritis terhadap keyakinannya. Pada akhirnya, film ini pun memberikan gambaran bila suatu hal yang lumrah di dalam kehidupan masyarakat dapat terlihat sebagai hal yang aneh jika seseorang berpikir lebih kritis dan netral.

Pada film ini, sang sutradara terlihat berhasil dalam mengemas isu sensitif di masyarakat dengan tidak menyinggung suatu pihak secara eksplisit. Pesan dan nilai yang ingin disampaikanpun cukup mudah diterima melalui berbagai hal yang dialami oleh para tokoh utama serta gambaran kehidupan di masyarakat terkait dengan isu tersebut. Keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari peran yang dimainkan dengan baik oleh para aktor yang terlibat di dalam film ini. Aamir Khan, sang tokoh utama, berhasil menonjolkan ciri khasnya sebagai alien dengan tingkah lakunya yang unik serta tidak berkedip pada saat pengambilan gambar. Selain itu, ciri khas dari film Bollywoodpun tetap dimasukkan dengan baik oleh sang sutradara melalui unsur tarian-tarian ala India di dalam rangkaian alur cerita.

Secara keseluruhan, film ini telah dikemas dengan baik dalam memberikan gambaran kepada penonton tentang kehidupan yang kompleks di masyarakat terkait dengan identitas, etnis, agama, perasaan, serta kepentingan yang dimiliki oleh seseorang. Dengan cerita yang memuat isu sensitif serta beberapa adegan yang tidak diperkenankan untuk anak-anak, film ini lebih cocok diperuntukkan kepada usia remaja hingga dewasa. Dengan demikian, bagi pembaca yang ingin mencoba mendapatkan gambaran kehidupan masyarakat dari sisi yang berbeda, melihat contoh keragaman yang ada di India, ataupun sekedar mencari hiburan yang segar, film ini penulis rekomendasikan sebagai salah satu film yang patut untuk pembaca tonton. Bersiaplah untuk menjadi lebih kritis dan selamat menyaksikan!

Tags: , , , , , 1


About the Author

Adi Nurachman

Mahasiswa Sosiologi UI 2012. Penggemar budaya Jepang, penikmat musik instrumental dan klasik



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Back to Top ↑